Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/33684
Title: Pertanggungjawaban Perdata Bank Salatiga Terhadap Dana Deposito Yang Digelapkan Oleh Pimpinan/Karyawan (Studi Kasus Di PD BPR Bank Salatiga)
Authors: Anggadatama, Bram Perwita
Keywords: tanggungjawab;perdata;Bank Salatiga;nasabah.
Issue Date: 31-May-2024
Abstract: Isu hukum dalam penelitian ini adalah kasus PD BPR Bank Salatiga yaitu terjadinya penggelapan dana deposito yang disimpan oleh nasabah oleh karyawan pihak Bank Salatiga. Meskipun dalam kasus tersebut, karyawannya telah diputus hukuman pidana, namun hal tersebut tidak melepaskan pertanggungjawaban perdata yang melekat pada PD BPR Bank Salatiga. Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis pertanggungjawaban perdata Bank Salatiga atas kasus penggelapan dana deposito nasabah oleh karyawan Bank Salatiga dan menganalisis apakah pertimbangan Hakim terkait kasus tersebut sudah sesuai dengan asas pertanggungjawaban perdata. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan konseptual dan pendekatan kasus. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, perbuatan Bank Salatiga yang memberikan penolakan untuk membayar Bilyet Simpanan Deposito Berjangka atas nama para Penggugat berupa pokok simpanan dan bunganya termasuk perbuatan melawan hukum yang merugikan para. Sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1365 KUHPerdata (liability based on fault), maka perbuatan melanggar hukum Bank Salatiga mengandung unsur-unsur sebagai berikut: a) Perbuatan Bank Salatiga tersebut melanggar hukum; b) adanya kesalahan dari pihak Bank Salatiga; c) adanya kerugian bagi Nasabah Penyimpan Dana Deposito; dan d) adanya hubungan kasual antara perbuatan Bank Salatiga dengan kerugian Nasabah Penyimpan Dana Deposito. Berdasarkan Pasal 1367 KUHPerdata menggunakan teori tanggung jawab pengganti atau vicarious liability, terdapat tanggung jawab perdata Bank Salatiga sebagai atasan terhadap penggelapan dana deposito nasabah yang dilakukan oleh karyawan Bank Salatiga. Menurut penulis, pertimbangan Majelis Hakim pada Putusan yang diteliti dalam penelitian ini telah telah sesuai dengan asas pertanggungjawaban perdata dengan memberikan putusan menghukum Bank Salatiga agar membayar uang pokok simpanan deposito milik para penggugat beserta bunganya.
URI: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/33684
Appears in Collections:T2 - Master of Law



Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.