Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/4573
Title: Perilaku Mencit yang Diberi Secara Berulang Ikan Erformalin dan Klorofilin
Authors: Maramis, Alfonds Andrew
Keywords: perilaku;paparan berulang;mencit;formalin;klorofilin
Issue Date: Jun-2014
Publisher: Fakultas Sains dan Matematika Universitas Kristen Satya Wacana
Abstract: Formalin sering ditemukan terkandung dalam bahan makanan walaupun senyawa ini dilarang digunakan sebagai bahan tambahan makanan. Penelitian kami sebelumnya telah membuktikan bahwa daging ikan berformalin ketika diberikan pada mencit secara berulang menyebabkan gangguan pada tingkat molekuler, seluler, jaringan, organ, bahkan organisme. Masih dalam rangkaian masing-masing penelitian ditemukan bahwa klorofilin mampu mengurangi bahkan menormalkan gangguan akibat konsumsi ikan berformalin. Salah satu parameter pada tingkat organisme yang dapat digunakan untuk menentukan pengaruh formalin adalah gangguan perilaku. Gangguan perilaku secara khusus berkaitan dengan penyimpangan/disfungsi perilaku spesifik suatu spesies yang dapat terjadi sebagai konsekuensi adaptif dari stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji perilaku mencit yang diberikan secara berulang ikan berformalin dan klorofilin. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (6x4). Variabel bebas terdiri dari dua faktor, yaitu: faktor jenis perlakuan (terdiri dari enam kelompok, yaitu: kontrol negatif, kontrol positif ikan, kontrol positif formalin, perlakuan ikan berformalin, perlakuan ikan berformalin plus klorofilin, dan perlakuan klorofilin), dan faktor lama waktu perlakuan (terdiri dari empat kelompo k, yaitu: 0, 2, 14, dan 62 hari). Variabel terikat terdiri dari frekuensi terjadinya gangguan perilaku seperti bulu kuduk berdiri (merinding), gangguan pola makan, gangguan perilaku seksual, gangguan agresi, dan gangguan perilaku melukai diri sendiri. Data penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa model pemaparan berulang memberi dampak terhadap perilaku dalam setiap perlakuan pemaparan bahan uji. Terlihat pada awal perlakuan bahwa nafsu makan mencit menurun yang menunjukkan stress awal. Berdasarkan kombinasi data perilaku, terlihat bahwa perlakuan klorofilin cenderung bersifat menormalkan beberapa gangguan yang teramati pada perlakuan bahan berformalin.
Description: Prosiding Seminar Nasional Sains dan Pendidikan Sains IX, Fakultas Sains dan Matematika UKSW Salatiga, 21 Juni 2014, Vol 5, No.1, p. 577-585
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/4573
ISSN: 2087-0922
Appears in Collections:Bidang Kimia dan Pendidikan Kimia

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
PROS_Alfonds Andrew Maramis_Perilaku Mencit_fulltext.pdfFull text318.25 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.