DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/5046
Title: Perubahan Hutang menjadi Piutang pada Pelanggan Listrik di Salatiga
Authors: Christiawan, Dian Angga
Keywords: pelanggan;hutang;piutang;keuntungan
Issue Date: 2014
Publisher: Program Studi Akuntansi FEB-UKSW
Abstract: Tingginya piutang tak tertagih sebagai akibat pelanggan menunda pembayarannya dengan berbagai alasan sehingga PLN mengalami kerugian dan melakukan inovasi pelayanannya dengan listrik pra bayar. Listrik pra bayar tergolong baru bagi pelanggan sehingga sosialisasi promosi gencar dilakukan dengan menawarkan berbagai keuntungan bagi pelanggan. Perubahan tersebut juga berdampak pada perubahan pengakuan hutang dan piutang yang di miliki pelanggan baik listrik yang di pakai sebelumnya (pasca bayar) maupun yang di pakai sekarang (pra bayar). Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran yang terjadi dilingkungan masyarakat mengenai listrik yang dikonsusmsinya.Data dalam penelitian ini berupa data primer dan sekunder. Sumber data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui penyebaran kuesioner terhadap pelanggan listrik pra bayar, dan data sekunder diperoleh dari dokumentasi PLN, website, token, meter prabayar, meter pasca bayar, sosialisasi promosi. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yaitu suatu teknik analisis non kuantitatif yang didasarkan pada interpretasi logis dari fenomena yang diteliti.Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terjadi perubahan pengakuan yang semula hutang, ketika pelanggan memakai listrik pasca bayar dan menjadi piutang ketika pelanggan pindah kelistrik pra bayar berdasarkan perubahan prosedur pembayaran listrik dan pembelian voucher. (2) Pelanggan pra bayar diuntungkan, terutama dari kalangan rumah tangga baik keuntungan yang bisa diukur maupun tidak bisa diukur dengan uang. Keuntungan yang bisa diukur dengan uang: Pemakaian listrik diatur oleh pelanggan sendiri sehingga lebih hemat 13,00% dari perbandingan pemakaian listrik sebelumnya, gratis pindah dan tambah daya sesuai promo yang berlaku, jumlah voucher yang di beli sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan. Keuntungan yang tidak bisa diukur dengan uang: Lebih sederhana dan tidak repot, pembelian token (voucher) banyak dijumpai ditempat umum, dekat dengan rumah dan tidak antre, sehingga bisa menghemat waktu sekaligus belanja kebutuhan yang lain.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/5046
Appears in Collections:T1 - Accounting

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_232007016_Abstract.pdfAbstract41.58 kBAdobe PDFView/Open
T1_232007016_Full text.pdfFull text2.24 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.