DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/5183
Title: Kearifan Lokal Masyarakat Nias Dalam Mempertahankan Harmoni Sosial
Authors: Suwartiningsih, Sri
Samiyono, David
Keywords: harmoni sosial;pluralisme agama;Nias;Banna;fatalifusota
Issue Date: Oct-2014
Publisher: Reformed Center for Religion and Society (RCRS) Jakarta
Abstract: Masyarakat Nias adalah masyarakat plural yang tidak hanya terdiri dari suku Nias saja, tetapi juga terdiri dari suku-suku bangsa lainnya, seperti Tionghoa, Pa dang, Batak dan Jawa. Harmoni sosial yang telah tercipta dalam masyarakat Nias ini telah menjadikannya berbeda dengan beberapa masyarakat di daerah-daerah lain di Indonesia. Harmoni sosial yang tercipta dalam komunitas masyarakat Nias telah menjadi sebuah fakta sosial yang layak untuk dianalisis dan diteliti. Upaya harmoni apa yang dilakukan oleh masyarakat Nias yang agamis-pluralistik ini yang menjadi modal dasar bagi terciptanya harmoni social tersebut? Penelitian dilakukan di Kota Gunungsitoli dengan pendekatan penelitian deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kearifan lokal: Banna dan fatalifusota, Emah dome si so ba lala, ono luo na so yomo, Sebua ta'ide'ide'd, side'ide'ide mutayaigo dan pemahaman dan penekanan nilai-nilai keagamaan yang kuat bagi pemeluk-pemeluknya yang agamis-pluralistik memiliki hubungan yang sangat erat terhadap terciptanya dan terpeliharanya harmoni sosial yang ada di dalamnya
Being a pluralist community, Nias consists of not only the Nias ethnic group but also other ethnic groups, such as Tionghoa (Chinese), Padang, Batak and Javanese. Social harmony within the community is like no other ever found in other regions across Indonesia. Indeed, social harmony amongst the Nias community has been a very much interesting social fact for research and analysis. Has some sort of local wisdom been exercised as a social capital to create the social harmony within the life of this religious-pluralist community? A research on this was conducted in Kota Gunungsitoli by applying the descriptive qualitative research. The research shows that their local wisdom of Banna dan fatalifusota, Emali dome si so ha lala, ono luo na so yomo, Sebua ta'ide'ide'd, side'ide'ide mutayaigo [tidak bold] and the fact that religious communities in this region have strong understanding and emphasis on their religious values. These factors heavily influence both the creation and the preservation of the social harmony within the community
Description: Societas Dei : Jurnal Agama dan Masyarakat. Vol. 1, No. 1, Oktober 2014, p. 235 - 269
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/5183
ISSN: 9-772407-055006
Appears in Collections:Published Research Reports

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ART_Sri S, David S_Kearifan Lokal Masyarakat Nias_fulltext.pdfFull text1.03 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.