Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu//handle/123456789/6959
Title: Analisis Wacana Kritis Pesan Berita Televisi Metro Tv dalam Pemberitaan Kasus Pengeboman Gereja di Solo
Authors: Adhi, Sendhi Bayu Prasetyo
Keywords: berita televisi;terorisme;islam;wacana kritis;hegemoni
Issue Date: 2013
Publisher: Program Studi Komunikasi FISKOM-UKSW
Abstract: Televisi merupakan media elektronik yang sangat popular dimasyarakat. Media ini memberikan informasi berupa suara dan gambar yang secara langsung bisa dinikmati oleh masyarakat banyak. Melalui televisi masyarakat dapat memperoleh berbagai macam informasi secara cepat dan akurat. Salah satunya tentang informasi kasus terorisme. Di Indonesia sudah terjadi di awal tahun 2000 hingga sekarang. Pemuda Gereja Kristen Jawa WKM, Semarang, menganggap bahwa Muslim=teroris. Munculnya anggapan seperti itu dikarenakan semua pelaku dalam kasus terorisme di Indonesia beragama Islam. Pada tanggal 25 September 2011, terjadi kasus bom bunuh diri di sebuah gereja. Kasus ini mengejutkan berbagai kalangan masyarakat terutama masyarakat yang beragama Kristen. Hampir semua stasiun televisi di Indonesia memeberitakan kasus bom tersebut, salah satunya Metro TV. Metro TV menayangkan kasus bom bunuh diri di Solo ini dari setelah kejadian hingga penyebaran foto pelaku. Kasus ini semakin membuat pemuda Gereja Kristen Jawa WKM, Semarang, semakin beranggapan buruk kepada orang Islam. Lewat penelitian yang berjudul “ANALISIS WACANA KRITIS PESAN BERITA TELEVISI METRO TV DALAM PEMBERITAAN KASUS PENGEBOMAN GEREJA DI SOLO”, penulis bertujuan untuk mengetahuiwacana terorisme kasus pengeboman gereja di Solo yang diberitakan Metro TV. Dengan menggunakan analisis wacana kritis dari Van Dijk, penulis bisa mengetahui bagaimana wacana yang dibentuk oleh suatu media. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui bagaimana media menghegemoni masyarakat.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan yakni metode analisis wacana kritis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tayangan berita Metro TV tentang kasus bom bunuh diri di Solo dengan cara mengunduh video dari media youtube . Teknik analisa data yang dilakukan penulis dalam mengelola kajian ini adalah dengan mengamati berbagai unsur seperti detil, tema, maksud, pilihan kata, kata ganti, dan gambardengan menggunakan teori analisis wacana kritis dari Van Dijk. Selain itu penulisjuga mengkaitkan dengan teori hagemoni dari Antonio Gramsci. Kesimpulan dari penelitian ini adalah berita Metro TV tentang kasus bom bunuh diri di GBIS, Solo, mampu menciptakan realitas yang sesungguhnya dan pesan yang disampaikan di masyarakat tersampaikan dengan baik. Metro TV juga mampu menghegemoni masyarakat terutama pemuda Gereja Kristen Jawa WKM, Semarang, untuk semakin beranggapan buruk tentang orang Islam. Secara tidak langsung pemuda Gereja Kristen Jawa WKM terpengaruh dan semakin beranggapan buruk tentang Islam karena berita kasus bom bunuh diri di GBIS, Solo.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/6959
Appears in Collections:T1 - Visual Communication Design

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_362008019_BAB I.pdfBab I471.35 kBAdobe PDFView/Open
T1_362008019_BAB II.pdfBab II734.27 kBAdobe PDFView/Open
T1_362008019_BAB III.pdfBab III105.36 kBAdobe PDFView/Open
T1_362008019_BAB IV.pdfBab IV363.91 kBAdobe PDFView/Open
T1_362008019_BAB V.pdfBab V1.46 MBAdobe PDFView/Open
T1_362008019_BAB VI.pdfBab VI73.32 kBAdobe PDFView/Open
T1_362008019_Daftar Pustaka.pdfDaftar Pustaka109.63 kBAdobe PDFView/Open
T1_362008019_Judul.pdfHalaman Judul354.4 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.