DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/7400
Title: Kesiapan Masuk Sekolah Dasar Ditinjau dari NST, Emosi, dan Sosial
Authors: Sembiring, Rudangta Arianti
Keywords: kesiapan masuk sekolah dasar;kemandirian
Issue Date: Feb-2013
Publisher: Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana
Abstract: Kesiapan anak untuk masuk ke sekolah dasar biasanya dilihat dari profil Nijmeegse Schoolbekwaamheidstest (NST), namun alat ini tidak dapat memberikan informasi mengenai kemandirian, kemampuan adaptasi, sosialisasi, dan pengendalian diri anak. Secara teoritis, anak yang akan masuk ke sekolah dasar, haruslah memiliki kemampuan bantu diri seperti makan, mandi, buang air, berpakaian, dan kemampuan dasar lainnya dengan kecepatan dan keterampilan seperti layaknya orang dewasa. Tidak dilihatnya aspek-aspek psikis di luar kecerdasan dan kemampuan dasar belajar membuat kurang tajamnya diagnosa kesiapan anak untuk masuk sekolah, sehingga saran yang disampaikan kepada orang tua menjadi kurang komprehensif. Keluhan yang sering muncul setelah anak mulai masuk ke sekolah dasar antara lain adalah kurang bertanggung jawab atas tugas hariannya, malas belajar, ingin selalu dibantu saat membuat pr, kurang terampil mengendalikan diri sehingga mengganggu sosialisasinya, dan keluhan lain yang tidak berkaitan dengan kemampuan akademis, namun mempengaruhi prestasi belajarnya. Riset ini bertujuan untuk melihat kesiapan anak Taman Kanak-Kanak (TK) untuk masuk ke sekolah dasar, dan dilakukan pada 32 anak TK B dari sebuah sekolah, menjelang kelulusan. Data diambil dengan Colored Progressive Matrices, NST, House Tree Person, observasi, dan wawancara kepada anak. Hasil menunjukkan 82% anak sudah cukup mampu untuk menyesuaikan diri, 84% sudah cukup terampil bersosialisasi, 68% sudah cukup mampu untuk mengendalikan diri, namun hanya 50% yang sudah cukup mandiri, dengan 68,75% belum terampil untuk mandi sendiri, 65,625% belum terampil untuk membersihkan diri setelah buang air besar, dan 56,25% belum terampil untuk berpakaian sendiri. Saran yang disampaikan dalam sesi parenting kepada orang tua antara lain mengurangi bantuan yang diberikan oleh pembantu rumah tangga, orang tua, nenek/kakek, dan pengasuh lain kepada anak secara bertahap, sehingga dapat meningkatkan kemandiriannya
Description: Proceeding Temu Ilmiah Nasional Psikologi Pendidikan Anak Usia Dini. Identifikasi Perkembangan Psikologis Anak Usia Dini. Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga, 18 - 20 Juni 2012, p. 65 - 74
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/7400
ISBN: 9789797290917
Appears in Collections:Proceeding Temu Ilmiah Nasional Psikologi Pendidikan Anak Usia Dini. Identifikasi Perkembangan Psikologis Anak Usia Dini. Fakultas Psikologi Universitas Kristen Satya Wacana. Salatiga, 18 - 20 Juni 2012

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
PROS_Rudangta AS_Kesiapan Masuk Sekolah Dasar_abstract.pdfAbstract200.61 kBAdobe PDFView/Open
PROS_Rudangta AS_Kesiapan Masuk Sekolah Dasar_fulltext.pdfFull text213.94 kBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.