DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/8749
Title: Perbedaan Music Performance Anxiety pada Pemain Gitar Ditinjau dari Latar Belakang Pendidikan Musik
Authors: Abhiyoga, Jitendrio Wardana
Keywords: music performance anxiety;pendidikan musik;pemain gitar
Issue Date: 2015
Publisher: Program Studi Psikologi FPSI-UKSW
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai perbedaan tingkat Music Performance Anxiety pada pemain gitar ditinjau dari latar belakang pendidikan musik. Subjek dari penelitian ini terbagi menjadi 2 kelompok yaitu pemain gitar berjenis kelamin laki-laki dengan latar belakang mendapat pendidikan musik formal dan pemain gitar berjenis kelamin laki-laki dengan latar belakang tidak mendapatkan pendidikan musik formal dengan total sampel sebanyak 57 pemain gitar yang tergabung di Komunitas Musik Salatiga (KAMUS), Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) UKSW, dan Serikat Gitar Salatiga (SEGITIGA). Sampel diambil dengan teknik snowball sampling. Data Music Performance Anxiety dikumpulkan menggunakan alat ukur Music Performance Anxiety Inventory for Adolescent (MPAI-A) yang disusun oleh Osborne & Kenny (2005) dan diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia. Metode Penelitian yang digunakan adalah komparatif deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan Music Performance Anxiety pada pemain gitar ditinjau dari latar belakang pendidikan musik. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa kedua kelompok pemain gitar samasama mengalami kecemasan pada tingkat rendah, hal tersebut mengandung pengertian bahwa kecemasan yang dialami bukan menjadi suatu hal yang melemahkan keberfungsian, namun kecemasan tersebut adalah kecemasan yang memotivasi para pemain gitar untuk melakukan performansi musik dengan lebih baik.
This research aims to give a description about the difference levels of guitarist’s Music Performance Anxiety reviewed from their background of music education. The subject of this research consists of two groups (all male guitarists) those are guitarist who obtain formal music education and guitarist who don’t obtain formal music education with total of 57 guitarists sample guitarists joined in Komunitas Musik Salatiga (KAMUS), Fakultas Seni Pertunjukan (FSP) UKSW and Serikat Gitar Salatiga (SEGITIGA). The sample taken with snowball sampling technique. Music Performance Anxiety data were also collected using the measuring instrument of Music Performance Anxiety Inventory for Adolescent (MPAI-A) written by Osborne & Kenny (2005) and translated into Indonesian language. The method used for this research is comparative descriptive with quantitative approach. The result of this research shows no differences of Music Performance Anxiety for the guitarists reviewed from their background of music education. Furthermore, this research comes up with a conclusion that both groups have experienced a low level anxiety, that means the anxiety experienced by the guitarists is not something that weaken their abilities. However, anxiety in this case is a motivation for them to have a better music performance.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/8749
Appears in Collections:T1 - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_802009047_Abstract.pdfAbstract234.52 kBAdobe PDFView/Open
T1_802009047_Full text.pdfFull text2.73 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.