DSpace logo

Please use this identifier to cite or link to this item: https://repository.uksw.edu/handle/123456789/8986
Title: Pengaruh Modifikasi Perilaku Fading dengan Media Permainan Congklak terhadap Penurunan Frekuensi Perilaku Tidak Sabar Menunggu Giliran pada Anak Usia 4 Tahun
Authors: Setiyabudi, Hanna Nugrahani
Keywords: modifikasi perilaku;perilaku tidak sabar;congklak;anak usia dini
Issue Date: 2014
Publisher: Program Studi Psikologi FPSI-UKSW
Abstract: Perilaku tidak sabar menunggu giliran merupakan bagian dari perilaku impulsif. Apabila pengendalian perilaku impulsif tidak dilatih akan bermasalah dari suatu masa ke masa selanjutnya (Kaplan & Sadock, 2005). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modifikasi perilaku fading dengan media permainan congklak terhadap penurunan frekuensi perilaku tidak sabar menunggu giliran pada anak usia 4 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental-kuasi dengan partisipan tunggal (single subject research) yang memfokuskan data individu sebagai sampel penelitian (Sunanto, Takeuchi & Nakata, 2006). Sampel diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Partisipan satu orang, jenis kelamin laki-laki, usia 4 tahun, mempunyai kemampuan komunikasi baik, terdaftar sebagai anggota Pusat Pengembangan Anak (PPA), belum pernah bermain congklak. Hasil penelitan dengan analisis inspeksi visual nampak ada kecenderungan arah grafik menurun, sedangkan analisis statistik dengan uji Kruskal Wallis, diperoleh nilai p = 0,708. Dengan demikian, hasil yang ditunjukkan ketika p > 0,05 mengindikasikan diterima dan ditolak. Hal ini menegaskan bahwa tidak ada pengaruh signifikan dari modifikasi perilaku fading terhadap penurunan frekuensi perilaku tidak sabar menunggu giliran. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka disarankan bagi peneliti selanjutnya dapat menindaklanjuti intervensi fading dengan intermittent reinforcement, memperpanjang pelaksanaan eksperimen dan melakukan kontrol terhadap variabel sekunder yang lebih ketat.
The behavior of impatient waiting for turn is considered as a part of impulsive behavior. If the controlling of impulsive behavior is not trained, it will lead to some troubles in certain period of time until the upcoming time period (Kaplan & Sadock, 2005). This research aims to reveal the influence of fading behavior modification using a Congklak game towards the decreasing frequency of the behavior of impatient waiting for turn from a four-year-old child. The research method used in this research is the quasi-experimental method by using a single subject research that focuses on the individual data as the research sample (Sunanto, Takeuchi, & Nakata, 2006). The sample was taken by using purposive sampling technique. The participant of this research is a four-year-old boy with a good communication skill who is listed as amember of Child Developmental Center and has never played Congklak before. The result of the inspection visual analysis shows the downturn graphic, while the statistic analysis along with the Kruskal Wallis test obtains p = 0,708 value. Therefore, the result of p > 0,05 indicates that H0 is approved and Ha is declined. By this it means that there is no significant influence from the fading behavior modification towards the decreasing frequency of the behavior of impatient waiting for turn. According to the mentioned result of this research, it is suggested for the next researchers to follow up the fading intervention with intermittent reinforcement, extend the experiment duration and clamp down on the secondary variables.
URI: http://repository.uksw.edu/handle/123456789/8986
Appears in Collections:T1 - Psychology

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
T1_802009113_Judul.pdfHalaman Judul3.31 MBAdobe PDFView/Open
T1_802009113_Abstract.pdfAbstract158.66 kBAdobe PDFView/Open
T1_802009113_Full text.pdfFull text1.41 MBAdobe PDFView/Open


Items in DSpace are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.